Selasa, Juli 15, 2008

III. BERDIALOG DENGAN ORANG KRISTEN

Saya : "Mengapa tuhannya orang Kristen itu tiga?
Jawab : "Dengarlah, hai orang Israel TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!"
Ulangan 6:4
"Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa." Markus 12:29
Kami tidak pernah mempercayai bahwa Allah itu jumlahnya tiga

Saya : "Mengapa orang Kristen menyebut Yesus itu anak Allah?"
Jawab : "Yesus disebut Anak Allah bukan berarti Allah itu beranak atau mempunyai anak secara jasmani."
"Firman itu telah menjadi manusia (Yesus)" Yohanes 1:14
Semua manusia di dunia berasal dari debu tanah, kecuali Yesus, Dia adalah Firman Allah yang menjadi Manusia, Firman Allah itu adalah Allah.
"Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." Yohanes 1:1
Seorang perempuan tidak dapat mempunyai anak kalau tidak ada benih dari laki-laki. Maria tidak menerima benih dari laki-laki, tetapi Maria mengandung, padahal dia masih perawan. Jadi yang dikandung maria itu adalah Firman Allah. Disebut anak manusia (Maria), disebut Anak Allah karena yang dikandung Maria itu itu adalah Firman Allah. Berbeda dengan Adam, Adam tidak dilahirkan, tetapi diciptakan Allah, yang dibuat dari tanah, sebab itu Adam disebut manusia ciptaan yang pertama, bukan Anak Allah.

Saya : "Mengapa orang Kristen menyebut Yesus itu Allah?"
Jawab : "Sebelum Yesus menjadi manusia, Yesus adalah Firman Allah, dan Firman Allah itu adalah Allah.
"Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." (Yoh 1:1)
Yesus berkata, "Aku dan Bapa adalah satu." Yohanes 10:30
"...dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku" (Yohanes 11:45)

Saya : "Mengapa kalian mempercayai Yesus itu mati disalib dan dibunuh?"
Jawab : "Yesus datang ke dunia untuk menebus dosa manusia sesuai dengan janji Tuhan yang tertulis dalam kitab Taurat dan Mazmur." Coba Saudara baca ayat-ayat berikut ini:
"Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan." Ibrani 9:22

"Lalu ia harus menyembelih domba jantan yang akan menjadi korban penghapus dosa bagi bangsa itu dan membawa darahnya masuk ke belakang tabir." Imamat 16:15

"Laki-laki itu harus membawa tebusan salehnya kepada TUHAN ke pintu Kemah Pertemuan, yakni seekor domba jantan sebagai korban penebus salah. Imam harus mengadakan pendamaian bagi orang itu dengan domba jantan korban penebus salah di hadapan TUHAN, karena dosa yang telah diperbuatnya, sehingga ia beroleh pengampunan dari dosanya itu." Imamat 19:21-22

Jadi menurut hukum Taurat, setiap dosa tidak bisa dihapus dengan amal melainkan dengan darah domba, namun dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan, Allah sudah mempersiapkan penebusan dosa yang sempurna, yang tertulis di dalam kitab Yesaya 53.

"Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padalah kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalannya sendiri, tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. Dia dianiaya, tetapi dia membiarkan diri ditindas dan tidak membuka mulutnya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, ia tidak membuka mulutnya. Sesudah penahanan dan penghukuman ia terambil, dan tentang nasibnya siapakah yang memikirkannya? Sungguh, ia terputus dari negeri orang-orang hidup, dan karena pemberontakan umat-Ku ia kena tulah." Yesaya 53:4-8

Dan dalam kitab Mazmur 22
"Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku. Segala tulangku dapat kuhitung; mereka menonton, mereka memandangi aku. Mereka membagi-bagi pakaianku diantara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku." Mazmur 22:17-19

Kitab Taurat dan Mazmur ditulis jauh sebelum Injil diturunkan. Dan Yesus datang untuk menggenapi apa yang sudah dituliskan.

"Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia." Yohanes 1:29
Disini Nabi Yohanes Pembaptis (Nabi Yahya) memberi kesaksian, bahwa Yesus itu diutus oleh Allah untuk menghapus dosa umat manusia (Yesus dikatakan sebagai Anak Domba Allah)

Dan Yesus sendiri berkata:
"Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya kepada murid-murid-Nya dan berkata: "Ambillah, makanlah, inilah tubuh-Ku." Sesudah itu Ia mengambil cawan, mengucap syukur lalu memberikannya kepada mereka dan berkata: "Minumlah kamu semua, dari cawan ini. Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa." Matius 26:26-28

"Sejak itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, iman-iman kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga." Matius 16:21

Dengan demikian bahwa kematian Yesus Kristus bukan karena kebetulan, melainkan sesuai dengan nubuatan dan ketetapan Allah yang tertulis dalam kitab Taurat dan Mazmur.

Saya : "Mengapa orang Kristen masih mempercayai Alkitab yang sudah dirubah?"
Jawab : "Kami percaya bahwa Alkitab yang kami pegang sekarang ini isinya tidak pernah dirubah."
"Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu."
Markus 13:31

"Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis didalam kitab ini. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan" Wahyu 22:18-19
Kami orang Kristen percaya, bahwa setiap Firman yang sudah disampaikan (Taurat, Mazmur dan Injil) tidak akan berlalu atau dirubah sampai selama-lamanya, karena Allah itu hidup dan berkuasa untuk menjaga firman-Nya sampai selama-lamanya.

Saya : "Mengapa Injil yang Anda pegang sekarang ini berbeda dengan injil Barnabas?"
Jawab : "Barnabas adalah injil palsu. Sebab Barnabas tidak pernah menulis kitab Injil dan injil Barnabas ditulis kurang lebih abad 13 dalam bahasa Italy, seharusnya Injil yang asli ditulis abad pertama."

Masih banyak dialog-dialog yang tidak saya tuliskan di sini, tetapi semuanya itu tidak menggoyahkan iman saya, tujuan saya tetap seperti semula, mengIslamkan orang Kristen. Sampai suatu hari saat saya habis sholat dzuhur, saya memonitor dan memantau dari kejauhan jalannya ibadah orang-orang Kristen. Saya berpikir lucu, aneh dan sangat menggelikan, pakai nyanyi-nyanyian, tepuk tangan dan tangis-tangisan, saya malah dibuat bertambah kebingungan bercampur keheranan dan penasaran. Setelah tangisnya pada reda semua orang bergiliran mengucap syukur dengan suara yang keras. Di situ sungguh-sungguh saya perhatikan atas semua yang diucapkan dan kedengaran di dalam telinga saya semua lafal kata yang diucapkan sama. Seingat saya demikian kata-katanya: "Ya Tuhan, kami mengucap syukur atas kasih karunia keselamatan yang telah Tuhan anugerahkan kepada saya". Kata-kata ini terus tergiang-ngiang siang dan malam di dalam telinga saya, akhirnya menjadi bahan perenungan untuk saya perhatikan.